Tidur saat perut kelaparan memiliki efek berbeda untuk masing-masing orang. Namun menurut beberapa peneilitian kebiasaan itu tidak baik bagi kesehatan secara keseluruhan.
Berikut beberapa resiko tidur saat perut kelaparan :
Gangguan pada pola tidur
Tidur saat perut kelaparan memiliki dampak pertama yang akan dirasakan jika kita tidur sambil kelaparan adalah mengalami gangguan tidur. Hal ini disebabkan oleh otak yang tidak bisa segera membuat tubuh berada dalam kondisi rileks akibat adanya sinyal lapar yang terus-menerus datang dari dalam perut.
Tak hanya sulit untuk memejamkan mata, Delbridge menyebut tidur sambil kelaparan akan membuat fase tidur menjadi kacau dan kita akan lebih sering terbangun. Karena tidurnya tidak nyenyak, kita pun akan mudah tertidur dan lesu keesokan harinya.
Berat badan bertambah
Kebiasaan tidur saat kelaparan justru akan membuat kita lebih rentan mengalami kenaikan berat badan. Hal ini disebabkan oleh tubuh yang langsung merasakan sensasi lapar yang luar biasa saat kita bangun tidur. Sehingga kita cenderung makan dengan porsi yang besar dan mengonsumsi apa saja tanpa mempertimbangkan apakah makanan ini sehat atau tidak.
Hilangnya masa otot
Jika Anda ingin membentuk otot tubuh dengan rutin berolahraga, kebiasaan menahan lapar saat tidur akan membuat usaha ini menjadi sia-sia. Karena kebiasaan ini akan membuat tubuh tidak memiliki nutrisi yang cukup untuk membentuk otot.
Tubuh yang kekurangan akan segera mencari sumber cadangan energi, yakni dengan memecah otot. Hal inilah yang pada akhirnya membuat massa otot menurun dan membuatnya lebih rentan mengalami cedera.
baca juga : Pentingnya Kesehatan Mental Di Lingkungan Kerja Pada Kaum Gen Z
Mempengaruhi suasana hati
Gangguan tidur yang disebabkan oleh Tidur saat perut kelaparan akan membuat tubuh menjadi lebih lemas dan suasana hati yang semakin buruk. Selain itu, kita juga akan menjadi lebih mudah tersulut emosinya keesokan harinya. Hal ini disebabkan kadar serotonin (hormon pengaturan perilaku) mulai berfluktuasi ketika seseorang belum makan. Hal ini mempengaruhi bagian otak yang mengendalikan amarah.
Namun bagi beberapa orang yang tidur dalam saat perut sedang kelaparan juga memiliki manfaat berikut diantaranya :
Pola makan yang lebih teratur
Tidur saat sedang miskin tidak selamanya buruk. Faktanya, ini dapat membantu tetap pada jadwal makan yang teratur. Jika lapar sebelum tidur, Anda bisa bangun dengan lapar dan siap untuk sarapan pagi yang mengenyangkan. Selama sarapan itu kaya serat dan protein, membuat tubuh menjadi rutinitas waktu makan menuai keuntungan besar untuk menurunkan berat badan dan gaya hidup sehat, mendorong Anda untuk menghindari ngemil yang berlebihan (dan banyak kalori) sepanjang hari.
Berat badan turun
Ada penelitian yang menunjukkan bahwa makan larut malam membuat Anda menambah berat badan. Tertidur dengan perut buncit dapat menyebabkan gangguan insulin dan glukosa dalam aliran darah dan karena kurang bergerak aktif di malam hari, tubuh Anda mengubah kalori ekstra menjadi lemak saat Anda tidur. Beberapa ahli menyarankan untuk memberi jarak setidaknya 12 jam antara makan malam dan sarapan. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Cell Metabolism, para ilmuwan menemukan bahwa tikus yang berpuasa selama 16 jam (dan masih makan dengan lemak tinggi, makanan berkalori tinggi) hampir sama rampingnya dengan mereka yang makan makanan sehat.
Namun kondisi tersebut akan berbeda untuk setiap orang, baik karena pola tidur, pola olahraga, dan pola makannya lagi
Baca juga beberapa artikel berikut : Dampak Marah Saat Tidur, Serta Solusi Mengatasinya

